Rabu, 26 Oktober 2011

hear me baby

Saat itu ku duduk di bis kota yang sudah tua. Hening tanpa ada suara keramaian. Memang, kala itu penumpang bis tidak terlalu ramai. Diluar hujan, lebat sekali. Seakan awan ingin memperlihatkan kepada semua, betapa sedih hatinya kala itu. Aku yang duduk di dekat jendela, menatap rintik hujan yang jatuh sembari mendengar lagu favoritku. Lantunan musik instrumental itu serasa indah menggambarkan sendunya suasana.
Tak terasa, bis berhenti menandakan bahwa perjalanan berakhir. Ku turun dengan pelan dari kendaraan tua itu dan memperhatikan sekelilingku. Disana, seorang pria tersenyum tulus menatapku. Tampan. Ya dia orang yang ku cinta menjemput ku untuk kembali. Penat yang ku rasa sedari tadi hilang karena senyuman indahnya. Ku berjalan mendekatinya dengan tergesa karena rintik hujan yang gerimis sedikit membasahiku. Ku balas senyumnya yang sedari tadi tak lepas dari pandangan ku. ku kecup pipi lembut nya. indah memang, sulit untuk ku gambarkan betapa gembira nya aku saat itu. Setelah sekian lama kita tak bertemu, kurasakan lagi hangatnya peluknya.
Senyum mu itu, suara mu saat menyapa ku, dan hangatnya belaian tangan mu di rambut ku, adalah alasan kenapa ku mampu tersenyum hingga saat ini.
kamu, di sini, di hatiku, selalu ada...



dear pacarku

23 oktober 2011

2 komentar: